‘Pendidikan Indikator Kemajuan Suatu Bangsa’

dirjen_paud_haris_iskandar

SELEBRI – Pendidikan dan kebudayaan merupakan indikator kemajuan suatu bangsa. Demikian Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Harris Iskandar.

Dalam sambutannya pada Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (31/3/2017) Harris mengatakan untuk meningkatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan, diperlukan kesungguhan dalam menata dan menggelolanya, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia(SDM) berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.

Dalam acara ini Harris mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy. Menurutnya, kita harus bersyukur atas berbagai capaian di bidang pendidikan dan kebudayaan, mulai dari PAUDnya. Sekarang “PAUDisasi” (anak) umur 5-6 tahun wajib ikut PAUD, SD yang APK (angka partisipasi kasar)nya sudah 100 persen, dan begitu juga SMP sudah 100 persen. Hanya saja kita mempunyai tantangan di SMA dan SMK. SMK secara nasional baru 86 persen,” ujar Harris.

Harris menyatakan dengan PAUDisasi kesiapan belajar anak-anak akan semakin meningkat, sehingga drop- out tidak akan terjadi lagi.

“Kita akan menyambut masa depan yang lebih cerah untuk Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Selain capaian mutu dan akses bagi peserta didik, kepedulian terhadap kesejahteraan guru turut menjadi perhatian besar pemerintah,” katanya.

“Dua pertiga anggaran kita untuk guru dan ini akan kita teruskan seiring dengan meningkatnya anggaran.” (Ant/diy)

Related posts

Leave a Comment