Melalui Film Sejarah, Christine Hakim Belajar Indonesia Lebih Dalam

christine

SELEBRI – Christine Hakim telah berkarir di industri perfilman selama empat dekade. Aktris ini mencicipi pengalaman berakting di lima film sejarah, yang membuatnya bisa belajar lebih dalam tentang Indonesia. Menurutny, proses pembuatan film sejarah terasa seperti rekonstruksi skenario Tuhan sebab apa yang disajikan berasal dari kisah nyata.

Christine dalam konferensi pers film “Bumi Itu Bulat”, Senin (12/3/2019)), menyebut itu napak tilas sebagai bangsa ini untuk memahami apa itu Indonesia. Salah satu film sejarah yang dibintanginya adalah “Tjoet Nja’ Dhien” (1988). Lewat film itu, Christine bisa membayangkan perjuangan pahlawan untuk meraih kemerdekaan Indonesia yang sekarang bisa dinikmati semua orang.

Christine saat mengenang Cut Nyak Dien terdiam sejenak. Dengan suara tercekat menahan tangis, dia melanjutkan, “Berapa juta nenek moyang kita, yang gugur tumpah darah mereka. Kita hanya menikmati hasil perjuangan dan kerja keras. Tidak ada darah yang kita tumpahkan.”

Dia menyayangkan kemerdekaan yang didapat secara susah payah itu kerap lupa disyukuri orang-orang saat ini. Keberagaman yang jadi kekuatan Indonesia akhir-akhir ini justru kerap dijadikan sumber masalah. “Kita harus mengasihi sesama hamba Allah,” ujarnya.

Christine salah satu inisiator yang mempromosikan toleransi di kalangan anak muda melalui film layar lebar. Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Gus Yaqut, sineas Robert Ronny, komika Arie Kriting, dan perancang Jenahara Nasution dia bersepakat membuat film “Bumi Itu Bulat”. Agar anak muda dapat melihat model yang baik mengenai toleransi. Film ini akan tayang pada 11 April mendatang. (Ant/Daf)

Related posts

Leave a Comment